Becica Bali News

Media Aspirasi Masyarakat

Ketua DPRD Badung: Negara Wajib Dorong Pengembangan UMKM

MANGUPURA-Becicabalinews.com
Dukungan terhadap pengembangan kreatifitas dan produktifitas usaha UMKM di Kabupaten Badung, terus digelorakan. Pemerintah kabupaten Badung, dalam hal ini pihak Legislatif memperlihatkan peran sebagai motivator dan pendorong kemajuan UMKM seluruh kabupaten Badung. ‘Negara hadir dalam setiap usaha positif yang dikembangkan masyarakat, melalui berbagai lembaga-lembaga usaha produktif seperti UMKM. Ini akan mampu meningkatkan usaha perekonomian masyarakat,’ ujar Putu Parwata.

Ketua DPRD Badung asal Desa Dalung ini menyatakan mendukung penuh kemajuan UMKM di Badung dengan merealisasikan bantuan dana, yang sementara diambil dari dana operasional Ketua DPRD Kabupaten Badung dan disisihkan agar ekonomi masyarakat berjalan dengan baik. Namun, jika ada hal-hal lainnya juga tetap difasilitasi.

Hal tersebut disampaikan Putu Parwata usai menerima Perwakilan LP2SDM Banjar Untal-Untal Dalung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Badung, Rabu, 29 November 2023.
Lebih jauh, Putu Parwata menyebutkan LP2SDM sebagai suatu lembaga yang menghimpun saudara-saudaranya bergerak di bidang UMKM. Adapun total penerima sebanyak 23 orang yang mendapatkan dana motivasi untuk disalurkan kepada UMKM Binaan.

Oleh karena itu, Putu Parwata selaku Ketua DPRD Badung ingin membangkitkan UMKM ini di seluruh Badung. “Hal itu, kita mulai dari mereka yang memang sudah siap. Jadi, UMKM ini kita bina melalui Dinas Koperasi dan Perindustrian. Kemudian, dengan lembaga perbankan, BPD Bali sebagai pendorong dan penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” paparnya.

Bahkan, Putu Parwata mendorong UMKM supaya betul-betul pembinaan UMKM ini dapat dilakukan dengan baik, sehingga pertumbuhan ekonomi Badung terus meningkat pada tahun 2024.
Dengan demikian, lanjutnya terjadi pemerataan ekonomi pembangunan yang ada di Kabupaten Badung dan bisa memberikan nilai tambah buat masyarakat. “Hari ini, total penerima 23 orang, kami membantu total semuanya Rp 1,5 juta per anggota UMKM. Nantinya, jika 3 bulan sudah bagus, maka akan diambil oleh BPD Bali untuk dilakukan pembinaan fasilitas kredit mikro,” pungkasnya. (*/Res